Select Portal Media : Ozenk Articles | Opnet Services | Exctech Blog | Islamic Studies | Space Theater | Master Wayang |
Exctech

MOST RECENT

Silahakan hubungi kontak layanan ini untuk mendapatkan informasi, keluhan dan saran dari kami

Zyrex Discovery NT2521

Desain Cantik Anak Negeri  
 
Layar berukuran 21,5 inci yang dipadu dengan chip grafis onboard Intel HD Graphics bisa dimanfaatkan untuk menyaksikan konten multimedia definisi tinggi.  
Kiprah Zyrex di segmen PC desktop memang telah cukup lama dikenal. Melihat kepraktisan yang ditawarkan PC AiO, Zyrex menghadirkan PC AiO di segmen terjangkau, Zyrex Discovery NT2521.
Perhatian pertama kami langsung tertuju pada layar monitornya. Layar berukuran 21,5 inci ini menggunakan desain transparan pada bagian sisinya yang juga berfungsi sebagai penopang.
Monitor berukuran 21,5 inci mengusung teknologi LED (Light Emitting Diodes) sehingga mampu menghasilkan cahaya lebih terang namun irit listrik. Selain itu dengan resolusi hingga 1920x1080 pixel, monitor ini sudah mendukung format Full-HD.
Discovery NT2521 mengusung spesifikasi prosesor terendah dari varian Sandy Bridge (Intel Pentium Dual-core). Penggunaan memori RAM yang “hanya” 2 GB juga menegaskan penggunaanya bagi kebutuhan dasar, yang tidak terlalu rakus memori. Tapi jika Anda merasa kurang puas, upgrade memori masih mungkin dilakukan.
Berbasis motherboard dengan chipset Intel HM55, produk ini menggunakan chip grafis onboard keluarga chipset Intel Graphics yang mendukung DirectX 10. Spesifikasi ini cukup memadai untuk aktivitas ringan seperti menjalankan aplikasi perkantoran, internet, atau multimedia definisi tinggi.
Kelengkapan lain di antaranya webcam 1,3 MP, card reader dengan kemampuan membaca 3 jenis kartu, speaker stereo, perangkat optis DVD writer serta koneksi output dan input. Pada AiO ini, juga sudah tertanam wireless LAN tipe 802.11b/g/n yang memiliki jangkauan hingga beberapa ratus meter (tanpa halangan). Discovery NT2521 telah dilengkapi dengan sebuah keyboard dan mouse yang masih mengandalkan koneksi kabel.
****
Ditilik dari kinerja yang dihasilkan, Zyrex Discovery memang terlihat bukan untuk menjalankan aplikasi kelas berat. Kemampuannya lebih tepat ditujukan bagi pengguna rumahan yang membutuhkan kepraktisan serta fungsi dasar sebuah komputer dalam menjalankan aplikasi ringan.

Hasil PengujianSkor uji menunjukkan bahwa Zyrex Discovery lebih tepat jika digunakan untuk menjalankan aplikasi ringan.

SYSmark 2012 V1.0.0.54 (64 bit)
47
PCMark7 Professional Edition V1.0.4
1212
3DMark Vantage Versi 1.0.2
P187
Cinebench R11.5
1,42 pts
Sisoff Sandra Lite 2011 SP4c (Dhrystone)
22,49 GIPS
STALKER Call of Pripyat Bencmark V1.6.00 (average)
3,92 fps
Encoding Video
42 menit 40 detik
Encoding Audio
2 menit 24 detik

Spesifikasi
Prosesor
Intel Pentium P6200 Dual-core (3M Cache, 2,13 GHz)
RAM
2 GB DDR3 PC3-1333 (667 MHz)
Motherboard
Intel HM55
Kartu Grafis
Intel HD Graphics Family
Kartu Suara
Realtek ALC662
Hard disk
320 GB 5400 RPM Sata-II (ST9320310AS)
Optical drive
DVD +/- RW (Optiarc DVD RW AD-7710H)
Wireless
Wireless 802.11b/g/n
Lain – Lain
Card reader 3 in 1, ethernet, DVI, eSATA, USB2.0, webcam, microphone, built-in speaker
Sistem Operasi
Microsoft Windows 7 Home Premium SP1 (32-bit)
Monitor
21,5” 1920 x 1080
Bobot
<8 kg
Garansi
1 Tahun
Situs Web
Harga kisaran* 
Rp4.900.000
*Zyrexindo Mandiri Buana; (021) 565-3311

Keluaran DVI Jika ukuran monitor dirasa kurang besar, Zyrex menyertakan port DVI guna dikoneksikan ke layar yang lebih besar (seperti ke proyektor).  



.
Mudah dijangkau Untuk sambungan data terkini sudah tersedia 1 port eSATA. Untuk memudahkan penggunaannya, port ini diletakkan di bagian sisi yang lebih mudah dijangkau dibandingkan di bagian belakang.  


.
Webcam dan mic Webcam dan mikrofon sudah menjadi fasilitas standar dalam sebuah paket PC AiO untuk memenuhi kebutuhan chatting yang menggunakan resolusi 1,3 MP.


Plus
     : Layar dukung Full HD dengan teknologi LED; bisa upgrade memori; ada port eSATA; dukungan koneksi kabel dan nirkabel.
Minus : Kinerja biasa.

Skor Penilaian
-
Kinerja            : 3,75
- Fasilitas          : 3,75
- Kemudahan    : 4
- Harga             : 4
- Skor total        : 3,85

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in | Read More »

Zotac ZBox SD-ID12


HTPC Mungil Nan Ringkas
HTPC berbasis Intel Atom dual core memungkinkan Anda membangun sebuah PC desktop mungil yang lebih ringkas berkat penggunaan daya yang irit.
Sebelumnya kami pernah menguji Zotac Zbox AD02 yang merupakan barebone bagi yang ingin membangun HTPC berbasis AMD. Sementara Zbox SD-ID12 menggunakan prosesor Intel Atom dual core untuk mereka yang ingin membangun HTPC berbasis prosesor Intel.
Penegasan dual core menjadi penting mengingat kemampuannya dalam menjalankan konten multimedia definisi tinggi. Meskipun demikian, perangkat ini hanya mampu menjalankan aneka file multimedia beresolusi 720p.
Kesemua seri Zbox memiliki tampilan fisik yang sama persis. Baik dari sisi desain, posisi koneksi input output serta tata letak dari komponen yang ada. Yang membedakan hanyalah spesifikasi seperti yang disebut tadi. Jika ingin membangun PC berbasis HTPC, Anda mesti menambahkan sendiri dua komponen yang tidak disertakan yaitu memori dan harddisk.
Lalu mengapa Zotac “hanya” menggunakan prosesor Intel Atom yang dirasa tanggung untuk itu? Salah satu pertimbangan penting adalah penggunaan daya yang lebih hemat yang berimbas pada suhu yang rendah sehingga cocok ditempatkan pada sebuah PC berukuran kecil. HTPC ini juga ditujukan bagi Anda yang menginginkan kepraktisan dan kemudahan, terutama saat hanya tersedia lokasi yang sempit.  
Intel Atom D525 dual core menggunakan chip grafis onboard Intel GMA3150 yang mendukung DirectX 9.0 dan OpenGL 1.5. Keluarannya menyediakan port digital HDMI untuk koneksi ke TV atau monitor dengan dukungan resolusi full HD agar fungsi HTPC bisa tampil optimal. Meskipun demikian, port analog yang diwakili D-Sub 15-pin masih bisa menjadi alternatif. Sebagai koneksi jalur data disertakan port USB2.0 dan satu eSATA2.0.
Koneksi kabel maupun nirkabel bisa dimanfaatkan untuk menghubungkannya ke dalam jaringan lokal maupun berbagi koneksi internet. Menggunakan tipe 802.11n/g/b, daya jangkaunya bisa digunakan hingga beberapa ratus meter dalam posisi tanpa penghalang atau hambatan. Untuk di dalam ruang dengan beberapa pembatas tentu saja daya jangkaunya menjadi lebih pendek.
Dalam menjalankan aplikasi uji, ditambahkan memori DDR3-1066 SODIMM Kingston sebesar 2 GB dan HDD 750 GB SATA Seagate. Skor yang didapat sesuai dengan apa yang ditawarkan oleh sebuah PC berbasis Intel Atom: memadai dalam menjalankan aplikasi sederhana.
****
Ingin membangun HTPC atau PC keluarga dengan feature lumayan lengkap serta irit penggunaan daya dan tempat? Zotac Zbox SD-ID12 bisa memenuhi syarat tersebut. Apalagi dengan harga yang terjangkau, tidak terlalu memberatkan saat Anda menambahkan memori serta harddisk sesuai pilihan sendiri. 

Hasil Pengujian
Secara prosesor keduanya mampu bersaing dari sisi kinerja berdasarkan skor. Hanya saja saat menjalankan aplikasi berbasis grafis, chip Intel GMA 3150 terlihat keteteran dibanding Zbox AD02 berbasis grafis ATi Radeon.
Pengujian
Zotac Zbox AD02
Zotac Zbox SD-ID12
SYSmark 2012 V1.0.0.54
26
25
PCMark7 Professional Edition V1.0.4
1113
672
3DMark Vantage Versi 1.0.2
P288
P163
Cinebench R11.5
0,63 pts
0,59 pts
SiSoft Sandra Lite 2011 SP4c (Dhrystone)
6,86 GIPS
19,65 GIPS
STALKER Call of Pripyat Bencmark V1.6.00 (average)
7,33 fps
2,96 fps
Encoding Audio
4 menit 55 detik
9 menit 16 detik
Encoding Video
1 jam 55 menit
1 jam 34 menit
*Menggunakan memori 2 GB DDR3-1066 SODIMM Kingston dan HDD 750GB SATA Seagate.

Spesifikasi
Zotac Zbox SD-ID12
Prosesor
Intel Atom D525 (dual core, 1 MB L2 cache, 1,8 GHz)
RAM
Jenis DDR3-800 SODIMM (dua slot) maks. 4GB
Chipset
Intel NM10 Express
Kartu Grafis (onboard)
Intel GMA 3150
Kartu Suara
Realtek ALC892 (HD)
LAN
RTL8111E (gigabit)
Hard Disk
Ukuran 2,5 inci SATA 6.0 Gbps (HDD atau SSD)
Optical Drive
Tidak mendukung
Wireless
Ada, WiFi (802.11n/g/b)
Lain – Lain
Panel depan: headphone, microphone, 1x USB2.0, 6-in-1 card reader
Panel samping: eSATA, 4x USB2.0, 1x LAN, 1x DVI-I, 1x HDMI
Bobot
674gr
Dimensi
18,8 x 18,8 x 4,4 cm
Garansi
1 Tahun
Situs Web
Harga kisaran*
US$225
* Asiaraya Computronics; (021) 601-9408 

Komponen tambahan Untuk mendapatkan fungsi PC yang utuh, Anda mesti menambahkan harddisk dengan koneksi SATA2.0 serta memori SODIMM DDR3. 



.
Pembaca kartu Media pembaca kartu memori berguna bagi Anda yang ingin memindahkan data dari perangkat gadget seperti ponsel maupun kamera digital dengan dukungan hingga 6 jenis kartu. 


.
Port output Output digital yang diwakili oleh port HDMI hanya mendukung hingga resolusi 720p



Plus
     : Mungil dan ringkas; hemat tempat dan penggunaan daya; koneksi kabel dan nirkabel; port modern yaitu eSATA dan HDMI.
Minus : Tidak disediakan ruang untuk optical drive internal; encoding video lambat.

Skor Penilaian
- Kinerja            : 3,75
- Fasilitas          : 4
- Kemudahan   : 3,75
- Harga             : 4
- Skor total        : 3,87

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in , | Read More »

Gigabyte S1080

Bekerja Lebih Ringkas  

Bila netbook masih juga terasa kurang praktis dibawa sedangkan komputer tablet Android kurang sesuai, Slate PC ini bisa menjadi alternatif yang tepat.  
Banyak pemakai merasa senang mencicipi peranti tablet yang menawarkan kesan baru dalam komputasi mobile yang penggunaannya dilakukan secara touchscreen.
Sayangnya beberapa aplikasi di komputer tablet berbasis sistem non-Windows dianggap tidak menawarkan feature selengkap aplikasi berbasis Windows yang lebih dulu dikenal orang. Di sinilah produk Slate PC berbasiskan sistem Windows mengambil posisi meski sebenarnya sistem Windows 7 belum ideal digunakan untuk komputer tablet. Kondisi ini digambarkan lewat Gigabyte S1080 yang kami coba.
Gigabyte S1080 mengambil konsep komputer tablet dengan kemampuan touchscreen ditambah beberapa fasilitas khas netbook seperti port I/O (USB, LAN, cardreader VGA-out), mouse pointer, dan juga keyboard eksternal. Keyboard mini ini pun tersambung pada port USB yang tersedia sehingga masih terlihat belum sepenuhnya bersifat tablet. Namun kami akui keberadaan keyboard ini lebih fleksibel dibandingkan keyboard virtual yang sering kewalahan menangani kombinasi tombol.
Sebenarnya komputer tablet ini amat mirip dengan Fujitsu Stylitic Q550 yang juga pernah kami coba. Namun perangkat ini terasa lebih lengkap dengan  kehadiran port input-output khas netbook seperti LAN dan VGA-out. Komposisi tenaga di Gigabyte S1080 juga sedikit lebih baik dengan CPU inti ganda Intel Atom N570 1,66 GHz dan kapasitas harddisk 320 GB (versi SSD juga tersedia). Sepertinya, komputer tablet ini akan bekerja lebih baik meskipun konsumsi dayanya juga lebih banyak (dibandingkan Stylitic Q550 yang lebih hemat energi dengan Atom Z670 yang hemat baterai).
Beberapa kelebihan yang kami sukai pada S1080 di antaranya keberadaan port USB 3.0 dengan transfer data lebih cepat. Port ini juga berfungsi sebagai pengisi gadget meskipun komputer tablet dalam kondisi off. Feature, ini bisa diatur melalui aplikasi Smart Manager (lihat keterangan gambar). Pengaksesan layar kapasitif di komputer tablet juga terasa lebih responsif berkat prosesor yang memadai. Anda pun tetap bisa melakukan navigasi menu via mouse pointer (Hot Key) yang dipadu dengan tombol klik di sisi layar. Oh ya, kombinasi tombol klik mouse dan pointer akan bereaksi seperti kita menekan tombol Ctrl+Alt+Del.
Para pengguna netbook tak akan mengalami kesulitan dengan S1080 karena perangkat ini tetap menawarkan akses konvensional lewat keyboard eksternal (dibundel) dan mouse pointer yang dirancang bergaya komputer tablet. Akses touchscreen pun tampil menyenangkan dengan dukungan multitouch layaknya komputer tablet berlayar kapasitif.
****
Pengalaman mencoba Gigabyte S1080 untuk aktivitas mobile cukup asyik bahkan terasa lebih fleksibel dibandingkan komputer tablet yang kurang mendukung koneksi ala netbook. Gigabyte juga menghadirkan tool khusus yang membuat aktivitas di komputer tablet menjadi lebih nyaman dan mudah. Dan menariknya, harga Gigabyte S1080 juga lebih menarik meski belum bisa dikatakan ekonomis.

Hasil Pengujian
Di sini Anda bisa lihat jelas perbedaan Slate PC dengan Atom Z670 (single-core 1,5 GHz) pada Fujitsu Stylitic Q550 dan Atom N570 (dual-core 1,66 GHz) di Gigabyte S1080 ini. Tampak kinerja S0180 memang lebih baik dengan keunggulan mencolok pada proses encoding video. Namun S1080 harus menyerah dalam hal daya tahan baterai karena menggunakan CPU inti ganda yang lebih haus energi.

Pengujian
Fujistsu Stylistic Q550
Gigabyte S1080
Sysmark 2007 v1.06
30
46
Cinebench R11.5
0,23
0,52
PCMark Vantage
1208
1741
3DMark Vantage
-
-
Encoding video
1 jam 48 menit
35 menit 35 detik
Encoding audio
9 menit 49 detik
8 menit 44 detik
Daya Tahan Baterai
Memutar HD Video
3 jam 47 menit
2 jam 36 menit
Battery Eater
6 jam 59 menit
4 jam 4 menit

Spesifikasi
Prosesor
Intel Atom N570 (1,66 GHz Dual-Core, 1MB L2 cache)
RAM
2 GB, DDR3 1333 MHz
Chipset
Intel NM10 Express
Kartu Grafis
Intel GMA3150 256MB
Harddisk
320 GB
Optical drive
Tidak ada
Fasilitas
WiFi b/g/n, LAN Gigabit, Bluetooth 3.0, card reader (3-in-1), USB 2.0 (1), USB 3.0 (1), slot SIM, webcam 1,3 MP, VGA-out.
Layar
10,1 inci - resolusi 1024x600 pixel
Kartu suara
Realtek ALC269 HD audio
Sistem Operasi
Windows 7 Home Premium SP1 32-bit
Baterai
Li-polymer 4000mAh
Dimensi
27x17,4x1,7 cm
Bobot
852 gram
Garansi
1 tahun
Situs Web
Harga kisaran*
Rp5.800.000
* Datascript, (021) 570-5212; Minggu kedua 2012

Smart Manager Untuk mempermudah pengaturan komputer tablet, aktifkan Smart Manager melalui Action Bar di kiri. Yang bisa dikonfigurasi meliputi volume, brightness, mode baterai, LAN/WiFi, dan lainnya. 


.
Tombol Mouse Dua tombol kecil di antara cardreader dan port USB ini bekerja layaknya tombol kiri-kanan pada mouse. Kehadirannya membuat proses touchscreen menjadi lebih intuitif.



Plus
     : Desain hibrida menarik; fasilitas I/O khas netbook; akses nyaman; kapasitas storage besar; kinerja lumayan.
Minus : Panas cukup terasa; konsumsi daya kurang optimal.

Skor Penilaian
- Kinerja            : 3.5
- Fasilitas          : 4,25
- Penggunan     : 3,75 
- Harga              : 3
- Skor total         : 3,73 

Source : Info Komputer

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in | Read More »

Compute Continuum

Intel Ajak Mitra Wujudkan Visi 'Compute Continuum'

Era konsumerisasi TI dilihat Intel sebagai peluang besar dalam mewujudkan visinya untuk menyediakan kesinambungan berkomputasi di semua perangkat yang terhubung dan menawarkan pengalaman pengguna yang konsisten di semua perangkat.
Intel menyebut visi itu sebagai “Compute Continuum", seperti disampaikan Paul Otellini (CEO Intel) di panggung Intel Developer Forum 2011 lalu.
Visi itulah yang dijabarkan kepada 345 Intel Technology Partner se-Asia Pasifik pada acara Intel Solution Summit 2012 di Bali, minggu ini.
Pertemuan yang diadakan selama tiga hari ini akan memfasilitasi mitra Intel dengan berbagai dukungan untuk dapat memberikan solusi kepada para pelaku bisnis dan konsumen yang tersebar lintas wilayah ini.
Inovasi merupakan pembahasan kunci dari diskusi pada pertemuan tahun ini. Pembahasan tersebut sejalan dengan banyaknya mitra yang berencana untuk memperluas bisnis mereka ke segmen pasar yang baru.
Intel siap menyediakan komposisi pendukung bagi perakitan desktop, perangkat mobile, server CPU, motherboard, dan sistem sehingga para mitra penyalur mampu menghadirkan produk dan solusi baru ke pasar.
“Kami akan memperkuat posisi kami di seluruh segmen penyalur yang ada dan berfokus pada melakukan hubungan kerjasama dengan para mitra untuk menumbuhkan dan mengembangkan jaringan tersebut,” ujar Santhosh Viswanathan (Chief Representative Intel Indonesia).
Hingga saat ini, Intel mencatatkan sedikitnya 45.000 mitra di seluruh Asia Pasifik sebagai kanal penyaluran produk-produknya. Sekitar 7000 di antaranya bergabung pada penyelenggaraan Intel Solutions Summit tahun lalu.
Di lingkup global, jaringan penyalur Intel mencapai 225.000 anggota dan mereka menyumbang antara 20 sampai 30 persen dari total penjualan unit prosesor Intel. Secara keseluruhan, para penyalur adalah pelanggan Intel terbesar dan merupakan keunggulan strategis dari Intel.

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in | Read More »

Predikat Kaspersky oleh majalan virus bulletin

altBaru-baru ini salah satu majalah di Inggris, Virus Bulletin, mengadakan pengujian komparasi untuk produk antivirus pada platform Windows XP Professional SP3. 
Hasilnya, Kaspersky Endpoint Security 8 for Windows dan Kaspersky Internet Security 2012 mendapat dua penghargaan bergengsi pada pengujian independen tersebut.
Dua produk Kaspersky Lab. itu mengungguli 56 produk lain dalam berbagai pengujian. Salah satu pengujiian terpenting adalah respon terhadap program-program berbahaya pada WildList yang terdiri dari berbagai sampel yang saat ini ditemukan di berbagai lingkungan komputer.
Dari pengujian yang menggunakan dua versi WildList, tradisional dan modifikasi, produk Kaspersky memperoleh hasil sempurna dengan mendeteksi 100 persen malware tanpa satupun pendeteksian positif palsu.
Dilakukan juga dua tipe pengujian, on-demand scanning (pemindaian berdasarkan perintah) dan on-access scanning (pemindaian saat mengakses). Hasilnya tidak jauh berbeda, dalam pengujian Reactive and Proactive (RAP) produk korporat Kaspersky Endpoint Security 8 for Windows menetralisir 97,2 persen dan 75,29 persen program-program berbahaya. Merupakan hasil terbaik dari pesaing-pesaingnya.
“Ini bukan pertama kali produk-produk Kaspersky Lab. berpartisipasi dalam pengujian Virus Bulletin dan kami sangat senang melihat produk kami sekali lagi berhasil meraih hasil terbaik. Kami terutama senang karena Kaspersky Endpoint Security 8 for Windows menjadi untuk solusi korporat,” pungkas Oleg Ishanov (Direktur Riset Anti-Malware Kaspersky Lab).

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in | Read More »

Windows 8 Runtime Hanya Bisa Gunakan IE

altMicrosoft mengumumkan bahwa sistem operasi Windows 8 RT (Runtime) yang nantinya akan diperuntukkan bagi prosesor ARM hanya mendukung peramban besutannya yaitu Internet Explorer.
Dengan ini, berarti peramban pihak ketiga tidak bisa dijalankan pada sistem operasi yang dikhususkan bagi perangkat tablet tersebut.
Mengetahui hal itu, dua nama besar yaitu Mozilla dan Google menyatakan kekecewaannya dan berupaya agar Microsoft dapat mengubah kebijakan yang merugikan mereka.
Penasehat Umum Mozilla, Harvey Anderson, dalam blognya mengatakan bahwa hal ini merupakan kemunduran di era digital. Dengan adanya ketetapan tersebut, Mozilla menyesalkan adanya tindakan monopoli yang bakal menghancurkan pengembang lain dalam menghadirkan peramban alternatif.
Dengan adanya peramban pihak ketiga, hal ini akan membuat persaingan makin sengit dalam meningkatkan kualitas dari setiap peramban. Microsoft telah mengambil langkah yang keliru dan nantinya bisa jadi bakal menghadapi tuntutan dari pihak ketiga, Harvey menambahkan.Ia mengambil contoh peristiwa pada tahun 1998 ketika Microsoft kalah dalam gugatan dari Netscape atas permasalahan yang serupa.
Google pun ikut bersuara dengan mengatakan bahwa kebijakan tersebut bakal membatasi pilihan pada pengguna serta inovasi yang telah diciptakan oleh para pengembang peramban lainnya.
Namun, melalui pengacaranya, Microsoft mengatakan bahwa mereka membatasi peramban dari pihak ketiga karena chip yang digunakan untuk perangkat mobile (ARM) memiliki daya serta metode keamanan yang unik dan berbeda, seraya menambahkan bahwa Windows RT yang berbasis ARM berbeda dengan Windows 8 versi desktop.
Meski demikian, Mozilla dan Google tetap pada pendiriannya agar Microsoft bisa mengubah kebijakannya tersebut.

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in | Read More »

RIM BlackBerry Curve 9320

alt

RIM Gelontorkan BlackBerry Curve 9320 di Indonesia

Hasrat pengguna smartphone masa kini yang selalu ingin berhubung dengan kegiatan sosial mendorong Research In Motion (RIM) untuk menggelontor BlackBerry Curve 9320 "Armstrong".
Curve seri 9320 ini didaulat RIM mampu menampilkan semua feature sosial yang membuat penggunanya terus terhubung, pun menawarkan konektivitas 3G global.
RIM memang memasukkan feature tombol khusus BlackBerry Messenger (BBM) yang memberikan penggunanya akses instan untuk langsung menggunakan jejaring sosial mobile.
Dengan dukungan sistem operasi BlackBerry 7.1, para konsumen juga dapat dengan mudah berinteraksi dengan jejaring sosial mereka secara real time, menggunakan aplikasi Facebook dan Twitter yang telah diunduh. 
Dengan aplikasi Social Feeds 2.0, para pengguna memungkinkan mem-posting update ke beberapa jejaring sosial pada waktu bersamaan, pun melihat updates dari berbagai sumber berita (RSS), berbagai aplikasi sosial dan aplikasi pengiriman pesan instan, semua dalam satu tempat.
Keunggulan lain coba ditampilkan Curve 9320 melalui keyboard terbaik di kelasnya untuk pengetikan yang lebih cepat dan mudah. Demikian dengan built-in FM radio-nya yang memudahkan penggunanya untuk menikmati siaran stasiun radio lokal favorit tanpa menggunakan layanan data.
Untuk ketahanan lama bicara, BlackBerry Curve 9320 mampu digeber untuk durasi 7 jam atau mendengarkan radio FM atau memutar musik dengan durasi mencapai 30 jam.
Yang tidak kalah menarik, seri Curve teranyar ini juga membenamkan feature Parental Control yang membantu para orang tua menjaga akses konten untuk anak-anak mereka.  
"Curve 9320 dirancang untuk lebih mudah digunakan pengguna yang ingin selalu terhubung dengan media sosialnya, dan kami berharap untuk diterima dengan baik oleh para pengguna, baik para pengguna yang baru pertama kali menggunakan smartphone, maupun para pengguna Curve yang ingin selangkah lebih maju dalam hal kecepatan dan fungsionalitas ," kata Hastings Singh (Managing Director, Asia Selatan di Research In Motion).
Menurut rencana, BlackBerry Curve 9320 akan tersedia di pasar Indonesia mulai 22 Mei 2012 mendatang, dengan mematok harga Rp2.599.000 dari mitra resmi yaitu PT Teletama Artha Mandiri (TAM), PT Selular Media Infotama, dan PT Comtech Cellular.

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in | Read More »

The Avengers Persembahan Lenovo


Lenovo Persatukan Superhero dalam Nonbar 'The Avengers'

Sebagai sarana untuk mendekatkan diri dengan para konsumen, Lenovo Indonesia pada hari Jumat (11/5) lalu mengadakan acara nonton bareng (nonbar) film “The Avengers” di Blitzmegaplex Grand Indonesia, Jakarta.
Sedikitnya 250 orang peserta merupakan audiens Lenovo Indonesia yang memenangkan kontes di jejaring sosial dan media online. Selain itu, Lenovo juga mengundang beberapa anggota komunitas lokal penggemar superhero, mitra bisnis, dan awak media.
Dengan demikian, ratusan pencinta superhero bergabung di dalam satu acara (superhero unite) dalam sesi nonton bareng "The Avengers" bersama Lenovo.
Di samping nonton bareng, para peserta acara bisa berfoto bersama superhero pujaan mereka sambil melihat-lihat deretan produk terbaru Lenovo yang dipamerkan di booth pameran Avengers. Di booth ini, ditawarkan sejumlah promosi istimewa “Super Prize Promotion”.
Gelaran ini sejalan dengan rangkaian promosi yang digeber Lenovo hingga 26 Juni 2012, berkaitan dengan film “The Avengers”. Tema yang diusung adalah “Puts Superpowers in Your Fingertips”.
Dalam kampanye promosi ini, Lenovo mengibaratkan produk-produk PC konsumernya sebagai empat karakter super di dalam film “The Avengers”, yaitu Desktop All-in-One IdeaCentre B520 sebagai Iron Man, IdeaPad Z370 sebagai Captain America, Lenovo G470 sebagai The Incredible Hulk, dan IdeaPad U300s sebagai Hawkeye.
Selama periode promosi, berbagai hadiah tambahan pun ditawarkan untuk pembelian produk-produk PC Lenovo, meliputi Lenovo Wireless Mouse, Lenovo Headphone P950, Avengers Sleeve Case,  60 Days One To One Replacement, dan Free Upgrade Up To 3 Years Warranty, bernilai mulai dari Rp280.000 sampai Rp850.000.

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in | Read More »

Welcome to Exctech & Opnet Services?


Tuesday, April 17, 2012 | Posted in | Read More »

Intel Akhirnya Sertakan USB 3.0 Dalam Chip


Butuh waktu hingga 10 tahun hingga akhirnya produsen chip raksasa memasang teknologi USB generasi berikutnya ke dalam silikon mereka.  Intel kemarin mengumumkan, chipset 7-series yang kini tersedia dan yang dikapalkan untuk sistem desktop dan mobile OEM serta motherboard telah terintegrasi USB 3.0.

Chipset baru yang merupakan pendamping dari prosesor utama, mendukung generasi kedua dari prosesor Intel Core atau disebut Sandy Bride dan chip Intel Core generasi ketiga atay Ivy Bridge. Pengumuman ini dilakukan setelah sepuluh tahun lalu sejak Intel mengumumkan dukungan untuk USB 2.0.

USB menjadi salah satu teknologi koneksi paling banyak digunakan diseluruh dunia dan terdapat di berbagai perangkat mulai komputer Windows dan Apple hingga tablet dan smartphone. Intel mengadopsinya secara luas pada musim semi tahun 2002, saat menanam teknologi tersebut pada silikon miliknya. Sedangkan USB 3.0 sekitar 10 kali lebih cepat dibanding teknologi USB sebelumnya.

Dengan menyertakan dukungan teknologi tersebut ke dalam chipset, Intel akan membat USB 3.0 ada dimana-mana dan pada dasarnya, setiap PC jenis laptop maupun dekstop Ivy Bridge Windows 8 akan muncul dengan standar USB 3.0. Intel menyatakan, banyak sistem berbasis Sandy Birdge saat ini telah memiliki USB 3.0, namun belum begitu meluas seperti USB 2.0.

Perusahaan menyatakan, Chipset Intel 7-series untuk desktop dan platform mobile juga mendukung Intel Smart Response, Intel Smart Connect dan Intel Rapid Start. Ketiga teknologi tersebut ditargetkan membuat PC lebih seperti tablet serta smartphone yang selalu standby dan terkoneksi.

Tuesday, April 17, 2012 | Posted in | Read More »

Adobe Lengkapi Reader dengan e-Signature


Bila Anda ingin sekali membuang jauh-jauh mesin fax, namun tetap mempertahankannya untuk sesekali mengirim dokumen yang ditanda tangani, bisa jadi ini solusi tepat buat Anda. Adobe baru-baru ini memperbarui Adobe Mobile Reader untuk Android dan iOS dengan menambah fitur e-signature yang membuat pengguna dapat memberi paraf dokumen kemudian mengirimnya dari smartphone maupun tablet.

Adobe juga merilis update untuk aplikasi desktop, Adobe Reader X (10.1.3) yang di dalamnya mencakup tool signature yang sama. Kemampuan baru pada reader untuk smartphone, tablet dan desktop memungkinkan pengguna membuat paraf elektronik pada dokumen dengan menggambar tandatangan mereka pada perangkat touchscreen.  Sementara pengguna desktop dapat menambah ketikan maupun tanda tangan kursif.

Pengguna juga dapat membuat orang lain memparaf dokumen elektronik, sekaligus melacak dan mengelola status dokumen online mereka. Dokumen yang diparaf diarsipkan melalui cloud, sehingga pengguna dapat mengambilnya di mana saja melalui koneksi internet.

Fitur e-signature ini dimungkinkan setelah bergabungnya EchoSign, suatu platform signature elektronik berbasis Web yang diakusisi Adobe pada bulan Juli.

Update aplikasi Adobe Mobile Reader 10.2, tersedia secara gratis di iOS App Store dan Google Play. Ditambahkan pula kemampuan agar user dapat berinteraksi dengan PDF secara langsung dari perangkat iOS maupun Android. Pada versi terbaru, pengguna dapat memberi highlight maupun menggaris bawahi setiap teks dengan tool annotation. Pengguna kini juga dapat mengomentari dokumen PDF dan mengisi formulir PDF sederhana langsung dari perangkat mobile.

Kevin Lynch, wakil presiden sekaligus general manajer Adobe Acrobat and Document Service melalui tulisan dalam sebuah posting blog mengungkapkan, “kini mencetak, menandatangani dan memfax kembali dokumen yang ditandatangani sepertinya hanya tinggal menghitung hari.”

Tuesday, April 17, 2012 | Posted in | Read More »

148964_Primary

Recently Commented

Recently Added