Select Portal Media : Ozenk Articles | Opnet Services | Exctech Blog | Islamic Studies | Space Theater | Master Wayang |
Exctech: Gadget

MOST RECENT

Silahakan hubungi kontak layanan ini untuk mendapatkan informasi, keluhan dan saran dari kami

Zyrex Discovery NT2521

Desain Cantik Anak Negeri  
 
Layar berukuran 21,5 inci yang dipadu dengan chip grafis onboard Intel HD Graphics bisa dimanfaatkan untuk menyaksikan konten multimedia definisi tinggi.  
Kiprah Zyrex di segmen PC desktop memang telah cukup lama dikenal. Melihat kepraktisan yang ditawarkan PC AiO, Zyrex menghadirkan PC AiO di segmen terjangkau, Zyrex Discovery NT2521.
Perhatian pertama kami langsung tertuju pada layar monitornya. Layar berukuran 21,5 inci ini menggunakan desain transparan pada bagian sisinya yang juga berfungsi sebagai penopang.
Monitor berukuran 21,5 inci mengusung teknologi LED (Light Emitting Diodes) sehingga mampu menghasilkan cahaya lebih terang namun irit listrik. Selain itu dengan resolusi hingga 1920x1080 pixel, monitor ini sudah mendukung format Full-HD.
Discovery NT2521 mengusung spesifikasi prosesor terendah dari varian Sandy Bridge (Intel Pentium Dual-core). Penggunaan memori RAM yang “hanya” 2 GB juga menegaskan penggunaanya bagi kebutuhan dasar, yang tidak terlalu rakus memori. Tapi jika Anda merasa kurang puas, upgrade memori masih mungkin dilakukan.
Berbasis motherboard dengan chipset Intel HM55, produk ini menggunakan chip grafis onboard keluarga chipset Intel Graphics yang mendukung DirectX 10. Spesifikasi ini cukup memadai untuk aktivitas ringan seperti menjalankan aplikasi perkantoran, internet, atau multimedia definisi tinggi.
Kelengkapan lain di antaranya webcam 1,3 MP, card reader dengan kemampuan membaca 3 jenis kartu, speaker stereo, perangkat optis DVD writer serta koneksi output dan input. Pada AiO ini, juga sudah tertanam wireless LAN tipe 802.11b/g/n yang memiliki jangkauan hingga beberapa ratus meter (tanpa halangan). Discovery NT2521 telah dilengkapi dengan sebuah keyboard dan mouse yang masih mengandalkan koneksi kabel.
****
Ditilik dari kinerja yang dihasilkan, Zyrex Discovery memang terlihat bukan untuk menjalankan aplikasi kelas berat. Kemampuannya lebih tepat ditujukan bagi pengguna rumahan yang membutuhkan kepraktisan serta fungsi dasar sebuah komputer dalam menjalankan aplikasi ringan.

Hasil PengujianSkor uji menunjukkan bahwa Zyrex Discovery lebih tepat jika digunakan untuk menjalankan aplikasi ringan.

SYSmark 2012 V1.0.0.54 (64 bit)
47
PCMark7 Professional Edition V1.0.4
1212
3DMark Vantage Versi 1.0.2
P187
Cinebench R11.5
1,42 pts
Sisoff Sandra Lite 2011 SP4c (Dhrystone)
22,49 GIPS
STALKER Call of Pripyat Bencmark V1.6.00 (average)
3,92 fps
Encoding Video
42 menit 40 detik
Encoding Audio
2 menit 24 detik

Spesifikasi
Prosesor
Intel Pentium P6200 Dual-core (3M Cache, 2,13 GHz)
RAM
2 GB DDR3 PC3-1333 (667 MHz)
Motherboard
Intel HM55
Kartu Grafis
Intel HD Graphics Family
Kartu Suara
Realtek ALC662
Hard disk
320 GB 5400 RPM Sata-II (ST9320310AS)
Optical drive
DVD +/- RW (Optiarc DVD RW AD-7710H)
Wireless
Wireless 802.11b/g/n
Lain – Lain
Card reader 3 in 1, ethernet, DVI, eSATA, USB2.0, webcam, microphone, built-in speaker
Sistem Operasi
Microsoft Windows 7 Home Premium SP1 (32-bit)
Monitor
21,5” 1920 x 1080
Bobot
<8 kg
Garansi
1 Tahun
Situs Web
Harga kisaran* 
Rp4.900.000
*Zyrexindo Mandiri Buana; (021) 565-3311

Keluaran DVI Jika ukuran monitor dirasa kurang besar, Zyrex menyertakan port DVI guna dikoneksikan ke layar yang lebih besar (seperti ke proyektor).  



.
Mudah dijangkau Untuk sambungan data terkini sudah tersedia 1 port eSATA. Untuk memudahkan penggunaannya, port ini diletakkan di bagian sisi yang lebih mudah dijangkau dibandingkan di bagian belakang.  


.
Webcam dan mic Webcam dan mikrofon sudah menjadi fasilitas standar dalam sebuah paket PC AiO untuk memenuhi kebutuhan chatting yang menggunakan resolusi 1,3 MP.


Plus
     : Layar dukung Full HD dengan teknologi LED; bisa upgrade memori; ada port eSATA; dukungan koneksi kabel dan nirkabel.
Minus : Kinerja biasa.

Skor Penilaian
-
Kinerja            : 3,75
- Fasilitas          : 3,75
- Kemudahan    : 4
- Harga             : 4
- Skor total        : 3,85

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in | Read More »

Zotac ZBox SD-ID12


HTPC Mungil Nan Ringkas
HTPC berbasis Intel Atom dual core memungkinkan Anda membangun sebuah PC desktop mungil yang lebih ringkas berkat penggunaan daya yang irit.
Sebelumnya kami pernah menguji Zotac Zbox AD02 yang merupakan barebone bagi yang ingin membangun HTPC berbasis AMD. Sementara Zbox SD-ID12 menggunakan prosesor Intel Atom dual core untuk mereka yang ingin membangun HTPC berbasis prosesor Intel.
Penegasan dual core menjadi penting mengingat kemampuannya dalam menjalankan konten multimedia definisi tinggi. Meskipun demikian, perangkat ini hanya mampu menjalankan aneka file multimedia beresolusi 720p.
Kesemua seri Zbox memiliki tampilan fisik yang sama persis. Baik dari sisi desain, posisi koneksi input output serta tata letak dari komponen yang ada. Yang membedakan hanyalah spesifikasi seperti yang disebut tadi. Jika ingin membangun PC berbasis HTPC, Anda mesti menambahkan sendiri dua komponen yang tidak disertakan yaitu memori dan harddisk.
Lalu mengapa Zotac “hanya” menggunakan prosesor Intel Atom yang dirasa tanggung untuk itu? Salah satu pertimbangan penting adalah penggunaan daya yang lebih hemat yang berimbas pada suhu yang rendah sehingga cocok ditempatkan pada sebuah PC berukuran kecil. HTPC ini juga ditujukan bagi Anda yang menginginkan kepraktisan dan kemudahan, terutama saat hanya tersedia lokasi yang sempit.  
Intel Atom D525 dual core menggunakan chip grafis onboard Intel GMA3150 yang mendukung DirectX 9.0 dan OpenGL 1.5. Keluarannya menyediakan port digital HDMI untuk koneksi ke TV atau monitor dengan dukungan resolusi full HD agar fungsi HTPC bisa tampil optimal. Meskipun demikian, port analog yang diwakili D-Sub 15-pin masih bisa menjadi alternatif. Sebagai koneksi jalur data disertakan port USB2.0 dan satu eSATA2.0.
Koneksi kabel maupun nirkabel bisa dimanfaatkan untuk menghubungkannya ke dalam jaringan lokal maupun berbagi koneksi internet. Menggunakan tipe 802.11n/g/b, daya jangkaunya bisa digunakan hingga beberapa ratus meter dalam posisi tanpa penghalang atau hambatan. Untuk di dalam ruang dengan beberapa pembatas tentu saja daya jangkaunya menjadi lebih pendek.
Dalam menjalankan aplikasi uji, ditambahkan memori DDR3-1066 SODIMM Kingston sebesar 2 GB dan HDD 750 GB SATA Seagate. Skor yang didapat sesuai dengan apa yang ditawarkan oleh sebuah PC berbasis Intel Atom: memadai dalam menjalankan aplikasi sederhana.
****
Ingin membangun HTPC atau PC keluarga dengan feature lumayan lengkap serta irit penggunaan daya dan tempat? Zotac Zbox SD-ID12 bisa memenuhi syarat tersebut. Apalagi dengan harga yang terjangkau, tidak terlalu memberatkan saat Anda menambahkan memori serta harddisk sesuai pilihan sendiri. 

Hasil Pengujian
Secara prosesor keduanya mampu bersaing dari sisi kinerja berdasarkan skor. Hanya saja saat menjalankan aplikasi berbasis grafis, chip Intel GMA 3150 terlihat keteteran dibanding Zbox AD02 berbasis grafis ATi Radeon.
Pengujian
Zotac Zbox AD02
Zotac Zbox SD-ID12
SYSmark 2012 V1.0.0.54
26
25
PCMark7 Professional Edition V1.0.4
1113
672
3DMark Vantage Versi 1.0.2
P288
P163
Cinebench R11.5
0,63 pts
0,59 pts
SiSoft Sandra Lite 2011 SP4c (Dhrystone)
6,86 GIPS
19,65 GIPS
STALKER Call of Pripyat Bencmark V1.6.00 (average)
7,33 fps
2,96 fps
Encoding Audio
4 menit 55 detik
9 menit 16 detik
Encoding Video
1 jam 55 menit
1 jam 34 menit
*Menggunakan memori 2 GB DDR3-1066 SODIMM Kingston dan HDD 750GB SATA Seagate.

Spesifikasi
Zotac Zbox SD-ID12
Prosesor
Intel Atom D525 (dual core, 1 MB L2 cache, 1,8 GHz)
RAM
Jenis DDR3-800 SODIMM (dua slot) maks. 4GB
Chipset
Intel NM10 Express
Kartu Grafis (onboard)
Intel GMA 3150
Kartu Suara
Realtek ALC892 (HD)
LAN
RTL8111E (gigabit)
Hard Disk
Ukuran 2,5 inci SATA 6.0 Gbps (HDD atau SSD)
Optical Drive
Tidak mendukung
Wireless
Ada, WiFi (802.11n/g/b)
Lain – Lain
Panel depan: headphone, microphone, 1x USB2.0, 6-in-1 card reader
Panel samping: eSATA, 4x USB2.0, 1x LAN, 1x DVI-I, 1x HDMI
Bobot
674gr
Dimensi
18,8 x 18,8 x 4,4 cm
Garansi
1 Tahun
Situs Web
Harga kisaran*
US$225
* Asiaraya Computronics; (021) 601-9408 

Komponen tambahan Untuk mendapatkan fungsi PC yang utuh, Anda mesti menambahkan harddisk dengan koneksi SATA2.0 serta memori SODIMM DDR3. 



.
Pembaca kartu Media pembaca kartu memori berguna bagi Anda yang ingin memindahkan data dari perangkat gadget seperti ponsel maupun kamera digital dengan dukungan hingga 6 jenis kartu. 


.
Port output Output digital yang diwakili oleh port HDMI hanya mendukung hingga resolusi 720p



Plus
     : Mungil dan ringkas; hemat tempat dan penggunaan daya; koneksi kabel dan nirkabel; port modern yaitu eSATA dan HDMI.
Minus : Tidak disediakan ruang untuk optical drive internal; encoding video lambat.

Skor Penilaian
- Kinerja            : 3,75
- Fasilitas          : 4
- Kemudahan   : 3,75
- Harga             : 4
- Skor total        : 3,87

Tuesday, May 15, 2012 | Posted in , | Read More »

MSI Wind Top AE2210


Perangkat ini mengandalkan layar sentuh multi-touch yang bisa berfungsi baik meskipun menggunakan obyek selain jari tangan Anda.  
Sejauh yang pernah kami uji, PC All-in-one (AiO) menyasar dua segmen. Yang pertama ditujukan bagi pengguna yang ingin menikmati content multimedia definisi tinggi. Sementara produk satunya lagi ditujukan untuk aktivitas komputasi yang lebih ringan (seperti berinternet atau menjalankan aplikasi office). Nah melihat spesifikasi yang dihadirkan MSI Wind Top AE2210, terlihat jelas bahwa PC AiO ini ditujukan bagi segmen yang pertama.
MSI menghadirkan PC AiO Wind Top AE2210 yang dipersenjatai prosesor Intel Core i3-2100. Ini masih ditambah memori berkapasitas 4 GB dan juga kartu grafis onboard dari chipset Intel H61. Grafis onboard dengan chip Intel HD Graphics 2000 sudah mendukung DirectX10 serta OpenGL 4.0 dan sanggup memainkan video berformat full HD 1080p. Untuk koneksi ke jaringan, Anda bisa menggunakan koneksi kabel dan juga nirkabel. Dalam paketnya, Anda akan mendapati keyboard dan mouse yang memanfaatkan koneksi nirkabel.
Meski PC AiO didesain menyatu antara komponen dan casing-nya, MSI Wind Top tetap menyertakan modul yang mudah dibongkar untuk keperluan upgrade komponen. Terletak di bagian belakang yang terdiri dari 5 modul (untuk prosesor, memori, harddisk, kartu mini PCI-e, dan optical drive). Khusus untuk slot ekspansi tersedia dua slot mini PCI-e. Slot ini bisa digunakan untuk menambahkan komponen seperti TV tuner.
Selain mouse dan keyboard, Anda juga bisa menjalankan aplikasi melalui layar berkat dukungan modus touch-screen. MSI menggunakan jenis layar sentuh resistif, di mana sensor bukan terdapat pada layar itu sendiri melainkan dari dua sisi yaitu bawah dan kiri. Kombinasi ini membuatnya mampu mendeteksi lokasi yang disentuh. Hebatnya lagi meski menggunakan metode resistif, Anda tetap bisa melakukan sentuhan multi-touch. Sekadar informasi, biasanya perangkat berbasis sentuhan resistif jarang yang mendukung fungsi tersebut. Kami sendiri sudah mencoba berbagai objek benda untuk memfungsikan layar sentuh resistif ini.
Kami menggunakan kertas, pulpen, hingga plastik untuk menguji daya deteksi sentuhnya. Bahkan saat kami tidak menempelkan jari dan hanya berjarak kurang lebih beberapa milimeter, layar sentuh tetap bisa bereaksi dengan baik.
Bermodal spesifikasi yang ada, MSI Wind Top AE2210 mampu menjalankan aplikasi terkini terutama multimedia definisi tinggi. Skor benchmark yang didapatnya cukup bagus saat melakukan encoding video. Kelebihannya ini tampl makin lengkap dengan dukungan layar yang menghasilkan gambar tajam dengan pilihan resolusi widescreen (16:9).

****
Kinerja bagus; feature lengkap dan canggih, dukung layar sentuh resistif dengan feature multi-touch merupakan keunggulan yang ditawarkan MSI WindTop AE2210. Anda yang ingin memiliki pusat hiburan keluarga yang lengkap bisa melirik PC AiO ini. Beberapa modul terpisah bisa digunakan untuk melakukan upgrade komponen di kemudian hari.

Hasil Pengujian Dibandingkan dengan Lenovo IdeaCentre yang bersenjatakan prosesor Intel Core i5-2310, MSI WindTop tampil cemerlang meskipun memiliki spesifikasi yang lebih rendah.
Pengujian
MSI Wind Top AE2210 (Intel Core i3-2100, memori 4 GB DDR3, grafis Intel HD 2000)
Lenovo IdeaCentre B310 (Intel Core i5-2310, memori 4 GB DDR3, grafis Nvidia GeForce GT530 1 GB)
Sysmark 2007
179
190
PCMark Vantage
5817
4244
3DMark Vantage
P955
P1289
Cinebench R11.5
3.00 pts
2.70 pts
Sisoft Sandra 2010 Dhrystone
46,84 GIPS
45,87 GIPS
Sisoft Sandra 2010 Whetstone
36,74 GFLOPS
33,30 GFLOPS
Encoding video
1 menit 12 detik
1 menit 19 detik
Encoding audio
7 menit 18 detik
8 menit 0 detik

Spesifikasi  MSI Wind Top AE2210
Prosesor
Intel Core i3-2100 (6M Cache, 3,1 GHz)
Memori
4 GB DDR3 PC3-10700 (667 MHz)
Motherboard
Intel H61
Kartu grafis
Intel HD Graphics 1812 MB
Kartu suara
Realtek ALC887
Harddisk
1 TB WDC WD10EARS-22Y5B1
Optical drive
DVD +/- RW (HL-DT-ST DVDRAM GT40N)
Wireless
Wireless 802.11b/g/n
Lain-lain
6-in-1 Card Reader, HDMI, USB3.0, webcam, microphone, built-in speaker
Sistem Operasi
Microsoft Windows 7 Home Premium
Monitor
21,5” 1920x1080
Bobot
7,7 kg
Garansi
1 Tahun
Situs Web
Harga kisaran*
Rp8.900.000


Mengisi gadget Sisi kiri telah ditanami dua port USB3.0 yang bisa digunakan untuk melakukan pengisian baterai pada perangkat gadget meski PC dalam keadaan mati.  





.

Salah tekan Meski posisi tombol agak tersembunyi, pada bagian bezel diberikan logo agar Anda tidak salah saat menekannya.  






.

Port HDMI-out Meski layar berukuran 21,5 inci dan sudah mendukung full HD 1080, MSI tetap menyertakan port keluaran HDMI jika Anda ingin menampilkannya pada TV berukuran besar.



Plus     : Kinerja bagus; ada port HDMI dan USB3.0; teknologi audio THX TruStudio Pro; bisa di-upgrade; layar sentuh resistif dukung multi-touch; bisa mengisi baterai perangkat gadget.
Minus : Tampilan bezel kaca agak kurang efisien.

Wednesday, December 21, 2011 | Posted in , , , | Read More »

Samsung SH100

Keberadaan koneksi nirkabel membuat kamera ini cocok untuk mereka yang kerap “narsis” dengan fotonya di situs jejaring sosial.
Di era jejaring sosial seperti sekarang ini, tidak usah heran melihat orang dengan mudahnya memuat puluhan foto mereka ke Facebook atau video ke situs YouTube. Kebanyakan pengguna memanfaatkan ponsel berkamera dan juga koleksi foto/videonya di komputer untuk “eksis” di dunia maya. Namun kini ada cara baru: menggunakan kamera digital biasa.
Ya, Samsung SH100 adalah kamera yang bisa mengirimkan foto dan video ke situs jejaring sosial tanpa harus memindahkannya ke komputer terlebih dahulu. Kunci kemampuan tersebut adalah keberadaan fasilitas WiFi di dalam kamera ini sehingga Anda dengan mudah bisa terkoneksi ke access point terdekat. Perlu dicatat, fasilitas WiFi ini tidak cuma untuk terkoneksi ke internet, namun juga ke komputer kita untuk mentransfer data.
Kamera kompak beresolusi 14,2 megapixel ini memiliki bentuk yang cukup mungil (dimensi 9,3x5,4x1,9 cm). Anda yang berjari besar mungkin agak kepayahan mengakses navigasinya, utamanya di bagian layar sentuh 3”. Untung saja paket kamera menyertakan sebuah stylus agar lebih nyaman menekan layar yang bersifat resistive.
Sebagai kamera point-andshoot yang mudah dipakai, SH100 memang memberi fasilitas otomatis yang serba praktis. Kalaupun tersedia program manual, konfigurasinya terlihat sederhana seperti pilihan ISO, area fokus, pencahayaan, dan semacamnya. Anda tak akan menemui pilihan untuk mengatur kecepatan bidik di sini. Namun beragam fasilitas kreatif seperti Magic Frame untuk memberi bingkai, Photo Filter untuk efek tertentu, hingga Object Highlight yang memberi fokus ke obyek foto kami anggap sangat menarik untuk dicoba.
Fasilitas yang mungkin paling keren, setidaknya untuk saat ini, tentulah pada kemampuan SH100 mengirimkan hasil foto atau video ke e-mail maupun situs populer macam Picasa, PhotoBucket, Facebook, dan YouTube. Semua proses transfer ini dilakukan secara nirkabel sehingga sangat praktis. Agar pengguna bisa lebih mudah mendapatkan akses wireless, Samsung juga melengkapi SH100 dengan link ke provider hotspot Boingo yang menyediakan jalur WiFi lebih dari 200.000 lokasi di seluruh dunia.

****
Secara konsep, Samsung SH100 adalah inovasi menarik karena menangkap trend masyarakat masa kini yang senang tampil di situs jejaring sosial. Penggunaannya sendiri terasa mudah, meski perlu diingat kalau kita membutuhkan akses internet kencang agar proses upload berjalan mulus. Jika tidak, terpaksa Anda harus mengecilkan pilihan resolusi foto/video agar proses transfernya tidak berat.

Spesifikasi Samsung SH100
Resolusi Pixel
14,2 megapixel
Resolusi Foto
(min/max) 1024x768 / 4320x3240 pixel
Resolusi Video
(min/max) 320x240 / 1280x720 @ 15/30 fps
Media Perekam
Internal 10MB & microSD/SDHC
Format File
(gambar/video/audio) JPEG/MP4/AAC
Ukuran lensa ekivalen-35mm
26-130 mm
Setting aperture
f/3.3-5.9
Ekivalen ISO
80, 100, 200, 400, 800, 1600, 3200
Zoom
5x optical, 5x digital
Kecepatan shutter
(detik) 8 - 1/2000
Fokus terdekat terbaik
(makro) 5cm
Viewfinder
Tidak ada
Diagonal LCD
3 inci
Koneksi komputer
Mini HDMI 1.4
Tipe batere/isi ulang
Lithium Ion 850mAh/ Ya
Batere charger
Ada
Dimensi (plt)
9,3x5,4x1,9 cm
Bobot (gram)
132 (dengan batere dan kartu memori)
Garansi
1 tahun
Situs Web
Harga kisaran*
Rp 2,49 juta


Frame Kreatif Jadikan foto Anda lebih menarik melalui fasilitas kreatif di kamera yang mudah digunakan. Beberapa pilihan juga dapat diatur secara manual sesuai keinginan Anda. 





Icon Fungsi Pilihan fungsi-fungsi kamera yang ditampilkan dalam bentuk icon di layar sentuh. Modelnya mirip dengan antarmuka pada smartphone. 






Upload ke Internet Daya tarik utama kamera muncul pada layanan upload langsung ke situs jejaring sosial populer. Cocok buat “aktivis” FaceBook, YouTube, dan semacamnya.
 
Plus     : Desain kompak dan praktis; menyediakan fasilitas WiFi untuk transfer foto-video; pilihan bidik kreatif.
Minus : Grip tidak mantap; proses navigasi agak lamban; kualitas foto biasa.
 
Skor Penilaian
- Kinerja             : 3,5
- Fasilitas           : 4
- Penggunaan    : 4,5
- Harga               : 4
- Skor Total        : 3,95

Tuesday, December 06, 2011 | Posted in , , , | Read More »

Dukungan Flash Untuk PS Vita

Saat ini Adobe mungkin sudah menyerah untuk menambahkan dukungan Flash Player untuk ponsel, namun Sony tidak mau tahu. Pihaknya mengaku saat ini sedang berada dalam negosiasi dengan perusahaan perangkat lunak tersebut untuk memberikan dukungan Flash pada PS Vita.
Muneki Shimad, kepala divisi pengembangan perangkat lunak Sony mengatakan pada pemberitaan Japanese Impress Watch bahwa pihaknya saat ini terus bernegosiasi dengan Adobe dan tidak akan menyerah.
Pada wawancara yang sama juga diungkapkan bahwa PS Vita tidak akan mendukung resolusi 1080p ketika nanti diluncurkan, namun mungkin akan membawa pembaruan dalam pemutaran resolusi yang lebih tinggi pada konsol.
Kabar buruk untuk pengguna Mac, komputer Anda tidak akan mengenali PS Vita sebagai perangkat penyimpanan masal ketika nanti mendarat pada bulan Februari 2012.
Sementara utilitas untuk PC akan dibuat sebelum handheld ini keluar, namun kepala divisi produk Sony Hiromi Wakai menjanjikan bahwa versi utilitas untuk Mac akan dibuat dalam jangka waktu yang tidak begitu lama.

Tuesday, December 06, 2011 | Posted in , , , | Read More »

Tablet PC Terbesar Di Dunia



Baru-baru ini, Ardic, sebuah perusahaan teknologi di Turki memperkenalkan sebuah prototipe tablet PC berbasis Android yang menggunakan layar berukuran 65 inci. Dengan ukuran tersebut, bisa jadi peranti ini merupakan tablet PC terbesar di dunia hingga saat ini.
Namun, sejatinya peranti tersebut bukan murni sebuah tablet PC berukuran besar. Ardic menghadirkan suatu paket peranti yang terdiri dari sebuah tablet PC berukuran 10 inci, sebuah docking, dan sebuah layar 65 inci. Tablet 10 inci tersebut dihubungkan melalui docking sebagai perantara dan dihubungkan ke layar 65 inci tadi, sehingga jadilah tablet PC dengan layar berukuran besar.


Uniknya lagi, layar LCD 65 inci ini memiliki fungsi layar sentuh dan berfungsi layaknya layar tablet PC. Jadi, saat tablet 10 inci dikoneksikan ke layar 65 inci, otomatis fungsi layar 10 inci berpindah ke layar 65 inci. Saat diperagakan melalui YouTube, terlihat layar 65 inci memiliki tingkat responsivitas yang tinggi dalam merespon sentuhan jari pengguna, benar-benar seperti menggunakan tablet PC berukuran besar.

Jika tidak dikoneksikan ke layar 65 inci, tablet 10 inci tersebut tetap bisa dioperasikan secara mandiri layaknya tablet kebanyakan. Tablet tersebut dipersenjatai dengan NVIDIA Tegra 2, memori RAM 1 GB, dual kamera, port HDMI dan USB, serta slot microSD. Tablet ini juga mendukung koneksi 3G dan nirkabel. SIstem operasi yang digunakan yaitu Android 3.0 Honeycomb.

Menurut Ardic, peranti ini nantinya akan ditujukan untuk tujuan edukasi dan juga segmen enterprise. Peranti ini diharapkan menjadi solusi bagi mereka yang mencari alternatif dalam menggantikan fungsi papan tulis. Ke depannya, Ardic juga akan mengaplikasikan peranti tersebut agar bisa digunakan dengan teknologi smartphone.

Thursday, November 17, 2011 | Posted in , , | Read More »

148964_Primary

Recently Commented

Recently Added